Muhammad Amir Danu, SP

MUH. AMIR DANU, SP ( Anggota )
MUH. AMIR DANU, SP ( Anggota )

Tiga Kali Pindah Partai Demi Pengabdian

Muhammad Amir Danu, SP

Kenyang pengalaman di berbagai sektor pekerjaan, membuat Muhammad Amir Danu, SP, tak kesulitan menjalankan tugas seorang wakil rakyat. Segudang tugas dan jabatan pernah diemban Amir Danu sebelum terpilih menjadi anggota DPRD Konawe Kepulauan periode 2014-2019.

Amir Danu saat ini menjabat ketua Bapemperda DPRD Konawe Kepulauan. Sebelumnya ia menjabat sekertaris Komisi A (bidang pemerintahan, hukum, kepegawaian dan pertanahan). Amir Danu meraih kursi parlemen melalui Partai Nasdem setelah memperoleh 647 suara.

Sebelum terpilih menjadi anggota DPRD, seabrek tugas dan jabatan pernah diemban Amir Danu, diantaranya menjadi Sales Representative CV Sari Asri Makassar tahun 1995-1996, OJT Broadcaster CV Radio Gamasi Jaya Makassar tahun 1995-1996, General Manager PT Sarana Sultra Ventura Kendari tahun 1997-2005, dan Direktur PT Sultra Mitra Lestari Kendari tahun 1998-2003.

Ia juga menjabat Direktur Utama PT Kendari Ekspresindo Bahari Kendari tahun 2000-2007, Direktur Keuangan PT SKH Suara Prima Kendari tahun 2005-2008, Managing Manager Perdana Group Kendari tahun 2005-2010, Branch Manager Bank Danamon Simpan Pinjam Baubau tahun 2006, Direktur Keuangan CV Prima Niaga Perkasa 2008-2015, dan Direktur Keuangan PT Agristo Mandiri Mining Internasional Kendari tahun 2011-2013.

Menurut Amir Danu, sejumlah pengetahuan multi disiplin ia tekuni melalui praktik langsung tentang akuntansi atau keuangan perusahaan, hukum, manajemen, dan HRD. Ia juga paham dengan beberapa urusan teknis dari pekerjaan yang pernah ia tangani seperti di bidang pabrikasi, perdagangan, distribusi, pelayaran, migas, media massa, perikanan tangkap, perikanan tambak, peternakan, dan pertambangan.

Pria kelahiran Lebo, 26 November 1969 ini, ingin pengetahuan serta pengalamn yang dimilikinya itu, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai putra daerah yang turut andil dalam pemekaran Kabupaten Konkep, ia merasa memiliki kewajiban serta motivasi besar, ikut membesarkan kampung halamannya sebagai Daerah Otonomi Baru. Pilihannya, terjun ke politik praktis!

Amir Danu pun memilih menjadi anggota DPD Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kabupaten Konawe periode 2008-2009. Lewat PDK ia mencalonkan diri pada Pemilu 2009, namun gagal masuk parlemen. Lalu ia beralih jadi anggota DPD Partai Golkar Kota Kendari, 2011-2014. Amir Danu akhirnya berlabuh di Partai Nasdem, dan melalui partai ini ia sukses meraih kursi dewan. Saat ini Amir Danu menjabat Sekertaris DPD Partai Nasdem Konkep.

Kiat mendapat simpati rakyat, ungkap Amir Danu, tampil sederhana, terbuka, bergaul dengan masyarakat dalam suasana kebatinan yang setara sepadan. Menjadi guru atau penyuluh yang baik bagi masyarakat dalam berbagai aspek, berempati, selalu berusaha menjadikan masalah yang terjadi di masyarakat konstituen sebagai masalahnya juga.

Menurutnya, visi misi program pemerintah Konawe Kepulauan yang dicanangkan oleh bupati sangat tepat dengan tuntutan masyarakat. Masalahnya, perumusan program dan kegiatan tahunan di tingkat SKPD yang seringkali tidak fokus dan cenderung hanya seremonial, tidak dimulai dengan hal-hal fundamental.

Program Pemerintah Daerah bukan hanya jargon, harap Amir Danu. Terealisasinya program pro rakyat, maka tuntutan masyarakat konstituen sudah terpenuhi dengan sendirinya. Sejauh ini yang sudah dilakukan sebagai anggota DPRD, yakni mengawal pembangunan dan revitalisasi sarana air bersih di beberapa desa, pembangunan jalan-jalan usaha tani dan jembatan-jembatan tani.

Sosok Amir Danu matang melalui tempaan organisasi dan berbagai pelatihan. Ia aktif dalam keanggotaan Germaplink (Mapala UHO Kendari) tahun 1988-1990, Sekertaris DPC Granat Kota Kendari tahun 2008-2015, Bupati DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) 2015 hingga kini, Ketua Bidang OKK DPD Kadin Indonesia Kabupaten Konkep 2014 sampai sekarang.

Ia pernah mengikuti berbagai pelatihan, diantaranya pelatihan penangkaran kelapa dalam oleh Dinas Pertanian Provinsi Sultra tahun 1992, pelatihan dasar modal ventura oleh PT Bahana Artha Ventura di Jakarta, pelatihan remedial dan litigasi oleh PT Bahana Artha Ventura tahun 1999, seminar character building oleh PT Bahana Artha Ventura Jakarta tahun 2005, Lokakarya pengelolaan dana  MAP Kemenkop UKM RI Jakarta tahun 2000, pelatihan legal drafting oleh PT Bahana Artha Ventura tahun 2001, lokakarya tata kelola SPBU baru oleh PT Pertamina Makassar tahun 2006, dan seminar bahaya penyalagunaan napza oleh DPC Granat Kota Kendari tahun 2010.

Cita-cita ingin menjadi arsitek dan advokat, namun roda nasib menyeretnya ke lintasan yang tidak ia sangka-sangka. Saat hendak masuk kuliah, ia tidak bisa memilih jurusan yang dicita-citakan, karena belum ada perguruan tinggi di Kota Kendari yang membuka jurusan arsitek ataupun hukum. Ia terlahir dari keluarga sederhana, orang tuanya tidak mampu membiayai kuliahnya di Makassar, sehingga ia memilih kuliah di Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Universitas Halu Oleo Kendari.

Amir Danu tamat SD Lebo tahun 1982, dan tamat di SMP Negeri Mangga Dua Kendari. Ketika SMP, ia merasakan sedihnya pertama kali berpisah dengan almarhumah ibunya akibat merantau.  Usia SMA, putra dari pasangan H. Muhammad Danu dan Rostiati Dg Edda ini, sudah mampu mencari uang sendiri. Cerpen-cerpen yang ia tulis di Majalah Aneka Ria Jakarta, mendapat honor lumayan yang dikirim lewat wesel pos.

Pria hobi olahraga voly ball, badminton serta football ini, menikah dengan gadis cantik bernama Sumiyati Asahi Sinapoy. Mereka dikaruniai tiga orang anak bernama Sarah Azizah Nurul Aisy, Azizah Khairani Nasywani Danu, dan Muhammad Radjaa Izdihar Danu. Mereka tinggal di Desa Nanga, Kecamatan Wawonii Timur. ***