Jaswan, SE

JASWAN, SE Wakil Ketua DPRD Kab. Konawe Kepulauan
JASWAN, SE (Wakil Ketua DPRD )

Hati dan Pikiran untuk Masyarakat Konkep

Jaswan, SE

Membaktikan diri kepada masyarakat Wawonii adalah alasan utama politisi senior ini terjun ke dunia politik. Adalah Jaswan, SE, yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) periode 2014-2019. Jaswan terpilih menjadi anggota dewan dengan perolehan suara 954 pemilih, dan kini ia tergabung dalam Fraksi Kerakyatan.

Kesenjangan yang terjadi di Wawonii, yang kala itu masih bergabung dengan Kabupaten Konawe sangat terasa sekali, terutama pelayanan publik. Mengurus KTP saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Inilah yang membuat Jaswan ngotot ingin menjadi wakil rakyat. Tujuannya satu: untuk memperjuangkan masyarakat Wawonii agar tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi.

Menggunakan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik, Jaswan akhirnya melenggang mulus sebagai anggota DPRD Konawe pada Pemilu 2014. Saat itu Konkep belum mekar. Pada Pemilu ini, Wawonii menempatkan empat kursi wakilnya di DPRD Konawe. Salah satunya adalah Jaswan.

“Sekitar lima bulan dilantik sebagai anggota DPRD Konawe akhirnya Konkep mekar. Jadi kami berempat pindah ke Konkep sekaligus penambahan anggota DPRD yang lain,” kata Jaswan saat ditemui di kantor DPRD Konawe Kepulauan, Rabu (17/8/2017).

Resmi menjadi anggota DPRD Konkep, apalagi setelah terpilih bupati definitif,  Jaswan gencar mendorong berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat konstituennya, mulai dari infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, perekonomian, hingga kesehatan.

Di sektor infrastruktur, Jaswan mendorong pembukaan jalan-jalan yang terisolir. “Alhamdulillah sudah ada beberapa jalan yang terbuka. Dan ini akan kita dorong terus untuk membuka jalan-jalan yang terisolir. Bukan hanya jalan, infrastruktur lainnya juga kita kan dorong,” kata laki-laki yang menyukai olahraga voli ini.

Di bidang pendidikan, pihaknya bersama pemerintah daerah setempat telah menganggarkan beasiswa untuk generasi muda Konkep yang akan melanjutkan pendidikan, baik S1 maupun S2. Pada tahun 2016 pihaknya menganggarkan Rp 1 miliar dan meningkat menjadi Rp 7 miliar pada 2017 untuk beasiswa.

Tidak hanya itu, DPRD Konkep bersama pemerintah daerah setempat juga akan membangun asrama bagi mahasiswa asal Konkep di Kendari. Saat ini sudah ada lahan, tinggal pembangunan fisiknya saja.

“Ini kami lakukan karena kami sadar bahwa SDM Konkep ini masih sangat minim. Makanya dari sekarang kami persiapkan dalam bentuk beasiswa seperti ini,” katanya.

Di bidang kesehatan, anak kelima dari sembilan bersaudara ini juga mendorong pengadaan speed boat untuk dijadikan ambulance laut. Jika ada masyarakat Konkep yang emergency dan harus mendapatkan rujukan di Kendari maka bisa menggunakan spead boat tersebut.

Di bidang ekonomi, lelaki yang pernah menjadi Ketua Forum Komunikasi Koperasi se-Kota Kendari ini mendorong adanya pasar penyangga di tiap kecamatan di Konkep. Saat ini sudah ada dua pasar yang resmi beroperasi, yaitu pasar di Wawonii Tengah dan Wawonii Utara.

“Pasar semi modern di Langara juga sudah peletakan batu pertama. Tinggal tiap kecamatan kita siapkan pasar penyangga karena ekonomi tidak akan bergerak jika tidak ada tempat transakisnya,” katanya.

Sebelum terjun ke dunia politik, anak pasangan H. Muh Arifin dan Hj. Siti Rahmatia ini dulu banyak berkecimpung di dunia perkoperasian. Ia menjadi Manager Koperasi Samaturu Unit Poasia tahun 2001-2005, Ketua Koperasi Mekar Mandiri tahun 2005-2014. Ia bahkan didapuk sebagai Ketua Forum Komunikasi Koperasi Kota Kendari tahun 2007-2012.

Lelaki kelahiran Mawa, 11 Februari 1971 ini menyelesaikan pendidikan formalnya di SDN Mawa tamat tahun 1984, SMPN Langara tamat tahun 1987, SMEAN Kendari tamat tahun 1990 (kini SMKN 1 Kendari) dan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) tahun 2004. Pendidikan non formal: Diklat Pengelolaan Manager KSP/USP Kementerian Koperasi RI tahun 2013

Di organisasi, Jaswan pernah tercatat sebagai Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Wawonii Utara tahun 2004-2009 dan Ketua Karang Taruna Mekar Kecamatan Kadia tahun 2007-2012.

Jaswan menikah dengan Etik Sulistianingrum dan dikaruniai empat buah hati yakni Misbahuddin, SH, Adji Pangestu Tiroau, Dinda Anjelita, dan Reza. Jaswan dan keluarga kini tinggal di Desa Mata Langara, Kecamatan Wawonii Barat. ***