PIMPINAN DPRD

MUSDAR, S. Sos
KETUA DPRD
ABDUL RAHMAN, SE
WAKIL KETUA I
JASWAN, SE Wakil Ketua DPRD Kab. Konawe Kepulauan
WAKIL KETUA II

PERATURAN DAERAH

Perda Tentang Bangunan Gedung 2016 Lihat Disini
Perda Bea Perolehan Hak Atas Tanah & Bangunan 2016 Lihat Disini
Perda Hari Jadi Kabupaten Konawe Kepulauan 2016 Lihat Disini
Kedudukan Protokoler & Keuangan Pimpinan & Anggota DPRD Konkep 2016 Lihat Disini
Perda Lambang Daerah Konawe Kepulauan 2016 Lihat Disini
Perda Penyelenggaran Pelayanan Publik 2016 Lihat Disini
Perda Penyertaan Modal Pemerintah Kepada Bank Sultra 2016 Lihat Disini
Perda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah 2016 Lihat Disini
Perda tentang TKI Kabupaten Konkep 2016 Lihat Disini
Perda Tentang Pemilihan, Pelantikan & Pemberhentian Kepala Desa 2016 Lihat Disini

LINK TERKAIT

MEDIA PARTNER

  • Ajang Pemilihan Tunas Bahasa Tolaki 2020

    KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dalam ajang pemilihan Tunas Bahasa Tolaki 2020 nantinya, Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara terus berupayah melestarikan bahasa daerah.

    Tunas Bahasa Tolaki merupakan salah satu upaya revitalisasi bahasa daerah oleh pelajar SMA/SMK/sederajat. Duta Tunas Bahasa Tolaki nantinya akan mengemban misi untuk merevitalisasi bahasa daerah. Kegiatan Pemilihan Tunas Bahasa Tolaki untuk pertama kalinya dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara pada tahun 2020 ini.

    Ketua Panitia penyelenggara Mivta Huzaena, mengungkapkan sebagai kegiatan perdana, kegiatan difokuskan pada salah satu bahasa lebih dahulu yakni bahasa Tolaki yang dipilih dengan pertimbangan sebagai salah satu bahasa yang memiliki jumlah penutur cukup besar di Sulawesi Tenggara.

    “Apabila kegiatan perdana ini mendapat doa restu dan dukungan yang baik dari berbagai pihak, tentunya kegiatan ini akan menjadi penyemangat tersendiri bagi kami untuk mengadakan kegiatan serupa yang lebih representatif ke depannya”, ujarnya Selasa (21/1/2020).

    Lanjutnya, sebagai langka untuk bisa dilakukan pada bahasa-bahasa daerah yang lain, ide diadakan pemilihan tunas bahasa Tolaki ini karena eksistensi bahasa daerah mulai meredup, terutama dikalangan anak muda yang cenderung lebih merasa lebih bangga ketika menggunakan bahasa indonesia atau bahasa asing.

    Langka untuk pendaftaran pemilihan Tunas Bahasa, dimulai pada tanggal 8 Januari-7 Februari 2020. Pengumuman seleksi berkas pada tanggal 10 Februari 2020, selanjutnya di tanggal 12-14 Februari akan ada tahapan wawancara. 40 finalis yang terpilih akan diumumkan pada tanggal 15 Februari 2020, kemudian di tanggal 17 Februari 2020 akan ada taklimat (rapat teknis), dan ditahap akhir akan ada Pemilihan Tunas Bahasa Tolaki pada tanggal 19-21 Febriari 2020.

    Peserta yang ingin mengikuti jang ini harus memenuhi syarat sebagai berikut :

    Warga negara Indonesia yang berdomisili di Wilayah Sulawesi TenggaraTengah menempuh pendidikan di SMA/SMK/Sederajat
    3.Berasal dari suku Tolaki (salah satu atau kedua orang tua Tolaki), serta memiliki pengetahuan terkait budaya TolakiMampu berbahasa IndonesiaBerpenampilan menarik

    Peserta melampirkan berkas :

    Biodata PesertaFoto seluruh badan berpakaian sekolah ukuran 3RSurat keterangan sekolahEsai kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang diketik dalam bahasa Tolaki dan diterjehmahkan dalam bahasa Indonesia

    Seluruh berkas dapat diunduh dan diunggah melalui https://kantorbahasasultra.kemdikbud.go.id/agenda-revitalisasi-bahasa-pemilihan-tunas-bahasa-tolaki.html.

    Reporter: M1Editor: Qs

  • Karena Arus Pendek, Korban Kebakaran Mandonga Ditaksir Merugi Rp450 Juta

    KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kapolsek Mandonga, AKP I Ketut Arya Wijanarka mengungkapkan kebakaran yang terjadi di Jalan Drs. H. Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, mengakibatkan total kerugian warga ditaksir mencapai Rp450 juta dari tiga rumah yang terbakar.

    Pasalnya kejadian yang terjadi pada, Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 12.30 Wita tersebut, telah melalap habis rumah warga bernama Idris Murtala (55) yang mengalami kerugian Rp50 juta, Jumran Muhayang(47) yang rugi Rp200 juta dan Muhammad Tawang (52) mengalami kerugian Rp200 juta.

    “Terkait kronologisnya api tersebut berasal dari rumah milik Idris Murtala yang saat itu berada diluar dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Hembusan kencangnya angin, membuat api dengan cepat menyebar kerumah Idris Murtala dan terakhir membabat habis usaha service elektronik milik Muhammad Tawang,” ungkapnya.

    BACA JUGA :

    Ajang Pemilihan Tunas Bahasa Tolaki 2020Selasa, 21 Januari 2020
    Karena Arus Pendek, Korban Kebakaran Mandonga Ditaksir Merugi Rp450 JutaSelasa, 21 Januari 2020
    Sialnya Jadi Pencuri Sapi, Setelah Nyolong Sapi, Mobil Malah KecelakaanSelasa, 21 Januari 2020

    Adapun ketika ditanyai penyebab dari kebakaran tersebut Kapolsek Mandonga menyimpulkan adanya hubungan arus pendek listrik.

    “Sebelum kebakaran terjadi diketahui di TKP sempat terjadi pemadaman dan menyala beberapa kali. Adapun korban jiwa dalam kejadian tersebut tidak ada,” terangnya.

    Diketahui pula pada saat kejadian, pukul 12.50 Wita, tim PMK (pemadam kebakaran) mengerahkan empat unit mobil pemadam dan sekitar pukul 13.55 Wita api sudah bisa dipadamkan petugas yang dibantu oleh masyarakat.

    Reporter: GeryEditor: Qs

  • Sialnya Jadi Pencuri Sapi, Setelah Nyolong Sapi, Mobil Malah Kecelakaan

    KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Nasib sial dialami seorang pencuri sapi HA. Pasalnya setelah mencuri seekor sapi, kendaraan yang digunakan dalam menjalankan aksinya, harus mengalami kecelakaan lalulintas di daerah Jalan poros Bandara Haluoleo, Kelurahan Langgea, Kecamatan Ranomeeto, Selasa (21/1/2020) dini hari.

    Kapolsek Ranomeeto, AKP Dedi Hartoyo, menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan warga sekitar lokasi kejadian, sekitar pukul 5.50 Wita, mobil jenis vanza silver berplat DT 1183 SE dalam kecepatan tinggi tiba-tiba keluar dari sisi jalan raya dan menabrak sisi pembatas jalan.

    “Dalam kecelakaan tunggal tersebut, si sopir yang juga pelaku, bergegas kabur meninggalkan kendaraannya, karena takut ketahuan warga. Setelah warga memeriksa kondisi mobil tersebut ditemukan seekor sapi dalam kondisi terikat yang masih hidup di dalam mobil,” ungkapnya

    BACA JUGA :

    Ajang Pemilihan Tunas Bahasa Tolaki 2020Selasa, 21 Januari 2020
    Karena Arus Pendek, Korban Kebakaran Mandonga Ditaksir Merugi Rp450 JutaSelasa, 21 Januari 2020
    Sialnya Jadi Pencuri Sapi, Setelah Nyolong Sapi, Mobil Malah KecelakaanSelasa, 21 Januari 2020

    Kuat dugaan, ketika mobil dalam kecepatan tinggi, lalu oleng dan berjalan zig-zag karena sapi yang dimuat mengamuk didalam mobil, sehingga sopir kehilangan kendali.

    “Saat ini tim Polsek Ranomeeto masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dimana telah kita ketahui juga pemilik sapi tersebut sudah diketahui identitasnya,” ungkap Kapolsek Ranomeeto.

    Reporter: GeryEditor: Qs

logo_konkep